Evos Esport Lolos IESF 2022, Branz CS Akan Ikuti Pelatnas

Evos Esport Lolos IESF 2022, Branz CS Akan Ikuti Pelatnas – International Esport Federation atau biasa dikenal dengan istila IESF merupakan sebuah organinasi nirlaba tingkat global yang menyelenggarakan beragam turnamen esport dunia. Pada tahun ini IESF akan kembali berlangsung pada tanggal 30 November 2022.

IESF kian marak diperbincangkan warganet Indonesia menyusul game Mobile Legends Bang Bang akan dipertandingkan pada ajang ini. Turnamen ini sendiri tidak bisa dipandang sebelah mata, kendati baru pertama kali dilaksanakan, nyatanya IESF adalah pertandingan Mobile Legends tingkat dunia. Bahkan event ini diikuti oleh lebih banyak negara kalau dibandingkan dengan kejuaraan M Series dari Moonton.

Guna bisa berpartisipasi dalam turnamen ini, perwakilan dari tiap negara akan melalui berbagai tahapan seleksi. Perwakilan dari tanah air akan terpilih dari dua jalur, yakni dari kejuaraan Piala Presiden Esport 2022 serta seleksi nasional. Sejauh ini sudah ada satu tim yang berhasil mengamankan slot di IESF, yakni Bigetron Alpha usai mereka sukses menjuarai PPE 2022.

Mendapatkan Perlawanan Sengit Dari ION Beta, Evos Esport Pastikan Diri Lolos IESF 2022

Jalannya Pertandingan

Evos vs Btr IESF
Evos vs Btr IESF

Evos Esport berhasil masuk ke babak grand final seleknas IESF 2022 setelah berhasil menumbangkan Aura Fire dengan skor 2 – 1. Pada babak grand final Branz cs akan menghadapi musuh yang sudah mengalahkan mereka pada babak grand final MDL beberapa waktu silam. Laga ini akan menjadi ajang balas dendam dari tim Evos setelah kekalahan menyakitkan mereka di ajang grand final MDL.

Bermain dengan format best of five series, tim ION Beta berhasil menghempaskan perlawanan dari anak – anak Evos Esport pada game pembuka. Bermain dengan strategi Karina Jungler, ION Beta berhasil mengamankan poin pada game pertama ini. Kedigdayaan Evos Esport pada game pertama berhasil mereka atasi pada game kedua.

Pada game kedua pasukan macan putih berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 -1, dengan begitu persaingan kedua tim ini menemani BTR Alpha akan kembali dilanjutkan pada game ketiga. Pada game ketiga ini, Tazz mengeluarkan hero Fanny, yang merupakan hero power dari seorang Tazz itu sendiri.

Dengan permainan Fanny yang begitu agresif pasukan Evos Esport berhasil mengendalikan fase early game, namun, seiring berjalannya waktu tim Evos Esport justru semakin ketetaran dari permainan Beatrix seorang MATTSKUY yang begitu menggila. Game ketiga pun harus kembali bisa diamankan oleh ION Beta.

Game keempat menjadi nyawa terakhir bagi tim Evos Esport sekaligus menjadi game poin bagi ION Beta, akan tetapi, Branz cs tidak mau tunduk begitu saja. Dengan permainan Chou yang begitu memukau Tazz berhasil meng out-play permainan Ling dari seorang Just Gard. Dengan begitu Evos Esport berhasil mengamankan poin, dan memaksa tim ION Beta bermain habis – habisan pada game kelima.

Game kelima yang merupakan partai penentuan nasib ketua tim ini berjalan begitu seru, pasalnya kedua tim bermain begitu disiplin dan ngotot dari awal babak hingga late game. Namun, lagi dan lagi, Saykotz berhasil melakukan kombinasi permainan yang begitu ciamik dengan Dreams yang menggunakan Kadita sehingga bisa terus – terusan menculik kearah Beatrix.

Tazz yang bermain Akai Jungler pada game penentuan ini pun bermain begitu luar biasa dengan permainan retri yang begitu sempurna. Pertandingan yang begitu sengit ini pun berhasil dimenangkan oleh tim Evos Esport setelah berhasil menculik tiga hero dari tim ION Beta saat war di pit Lord, dengan demikian dua pemain tersisa dari ION Beta gagal menahan laju Lord dan gempuran dari Branz cs sehingga memupuskan harapan mereka untuk lolos ke ajang IESF 2022 mendatang.

floatscript

Mahasiswa tingkat akhir yang berprofesi sebagai penulis konten dan Network Engineer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *